7 Tahap Menulis Artikel Human dan SEO Friendly

Published by Teguh Riyanto on

menulis artikel

Menulis artikel di blog biasanya memiliki satu tujuan. Biar konten di halaman satu, banyak visitor, dan akhirnya mendapatkan uang. Dan itu sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan.

Jika tujuannya agar artikel pageone, maka fokus saja pada SEO Friendly. Anda bisa menulis artikel SEO Friendly. Akan tetapi, saya pikir yang tak kalah penting lagi adalah human friendly. Dua hal ini harus diseimbangkan. Artikel harus SEO Friendly agar disukai oleh Google. Tapi, artikel juga harus human friendly agar pembaca senang.  Karena jika pembaca senang, mereka akan datang lagi ke blog Anda. Bahkan, bukan tidak mungkin artikel Anda di share di media sosial mereka masing-masing.

Makanya, dua hal ini harus digunakan. Dan bagi saya, yang paling penting sebenarnya human friendly. Karena saya ingin sekali artikel yang saya buat benar-benar menjadi jawaban atas apa yang pembaca cari. Misalnya saya membuat tutorial cara menulis artikel seperti saat ini, saya sangat berharap sekali banyak orang yang belajar cara memuat konten tulisan.

Anda boleh saja tidak sepakat dengan pendapat saya ini. Karena Anda juga punya alasan dan juga tujuan yang berbeda dalam kegiatan menulis artikel blog. Dan saya akan sangat senang sekali jika Anda bisa share tentang pendapat Anda pribadi di komen agar saya juga mengerti perspektif yang berbeda. Komentar Anda pasti juga sangat berharga untuk memperkaya wawasan banyak orang yang mungkin sedang mulai kegiatan ngeblog atau yang ingin menjadi penulis artikel freelance.

Maka dari itu, saya akan bagi penjelasan tentang bagaimana cara menulis konten artikel menjadi dua bagian. Yang pertama, cara membuat artikel human friendly, yaitu berfokus pada pemberian manfaat untuk pembaca. Dan yang kedua, cara menulis artikel SEO friendly.

Tahap Menulis Konten Artikel Human Friendly

Ingat ya. Menulis artikel human friendly itu berfokus pada manusia sebagai pembaca. Maka dari itu, Anda harus tahu apa yang dibutuhkan oleh pembaca Anda. Secara umum, pembaca mencari informasi di Google karena ingin tahu dan mencari solusi.

Untuk itu, ada beberapa tahap yang harus Anda lakukan:

1.Cari Ide Utama

 

Tahap pertama adalah mencari ide. Sebenarnya, saya sudah bahas tentang bagaimana cara mendapatkan ide artikel blog. Anda bisa cek di postingan saya di sini.

Yang paling mudah sebenarnya adalah mencari permasalahan yang sedang dihadapi orang, dalam hal ini pembaca. Jadi, Anda bisa memikirkan kira-kira apa permasalahan yang dihadapi oleh pembaca Anda. Lalu, Anda carikan solusi. Solusi itulah yang menjadi ide utama.

2. Tentukan Angle

Setelah mendapatkan ide, tentukan juga angle atau sudut pandang. Ini penting sekali agar pembahasan Anda lebih fokus ketika Anda mulai menulis artikel.

Agar lebih jelas, ilustrasinya seperti ini. Anda ingin sekali memberikan ide bagaimana mendapatkan uang dari internet. Topik tersebut tentu saja luas, bukan? Nah, Anda bisa melihat dari salah satu sudut pandang. Misalnya saja dari sudut pandang orang yang tidak memiliki modal. Dari sana, Anda bisa menulis konten artikel blog tentang bagaimana mendapatkan uang dari internet tanpa modal. Dari sana, Anda akan membuat review bisnis online apa yang sekiranya minim atau bahkan tidak butuh modal.

Mau contoh lain? Misalnya saja yang saya lakukan sekarang. Saya sekarang sedang mensuplai artikel onpage dan juga artikel backlink untuk brand Hansaplast. Salah satu produknya adalah plester luka. Ada banyak sekali pembahasan tentang plester luka. Namun, di salah satu artikel, saya menentukan angle untuk membahas tentang plester luka untuk anak. Karena salah satu produk Hansaplast adalah plester luka dengan gambar karakter kartun

Sampai sini jelas kan? Silakan tulis komen jika ada yang kurang jelas. InsyaAllah saya akan jawab.

3. Mencari Data dan Referensi

jasa penulisan artikel SEO

Ide sudah Anda dapatkan. Angle sudah Anda tentukan. Langkah selanjutnya adalah mencari data dan referensi. Cari sekurang-kurangnya 5 referensi yang berbeda terkait dengan topik. Baca semua referensi tersebut lalu ambil poin penting di setiap referensi. Catat poin-poin penting tersebut karena itulah yang akan Anda jelaskan di artikel.

Ini penting sekali sebelum mulai menulis artikel agar Anda tidak mandeg di tengah jalan. Kebanyakan penulis tidak punya ide di tengah proses menulis. Hal ini disebabkan data-data yang dibutuhkan sangat minim. Apalagi untuk menulis artikel pilar yang panjangnya hingga 2000an kata lebih, maka semakin banyak data dan referensi yang Anda butuhkan.

4. Buat Alur Artikel

Ini hal teknis yang akan membantu Anda lebih tertata dalam menjelaskan sebuah topik. Buat alur artikel sebelum Anda menulis artikel. Buatlah judul dan beberapa subjudul.

Judul digunakan sebagai topik utama yang akan Anda bahas. Setelah itu, buat dulu subjudul. Subjudul ini menjadi breakdown atau pecahan topik dari topik utama. Subheading ini dibutuhkan pembaca agar lebih mudah mendapatkan informasi. Bagi Anda sebagai penulis artikel, subheading ini sangat membantu menentukan alur pembahasan di setiap artikel.

Seperti contoh di artikel yang sedang Anda baca sekarang ini. Ada judul dan dua subjudul yang saya buat.

5. Mulai Menulis Artikel

Setelah semua langkah di atas sudah Anda lakukan, langsung saja menulis. Anda sudah punya guideline berupa judul dan subjudul. Anda tinggal melakukan penjabaran.

Saat melakuakan penjabaran, ketika Anda butuhkan numbering karena banyaknya poin yang Anda ingin jelaskan, maka gunakan numbering. Seperti di artikel saya, ada subheading pertama di mana di dalamnya ada numbering. Ini juga dibutuhkan untuk menyajikan informasi yang lebih mudah dipahami oleh pembaca.

6. Editing Artikel

Setelah artikel sudah jadi, lakukan editing. Cek barangkali ada typo. Saya biasanya gunakan tool proofing Indonesia language. Saya sudah buatkan tutorial video di channel saya.

7. Posting

Terakhir, posting di blog Anda. Proses menulis artikel sudah selesai.

Nah, sekarang Anda tinggal praktikkan saja. Jika belum terbiasa, Anda mungkin akan membutuhkan waktu yang lama untuk membuat artikel pendek sekitar 500an kata. Tapi, jika sudah terbiasa dengan alurnya, 1000 kata seperti artikel ini hanya butuh sekitar 30an menit.

Tips Sederhana Agar Artikel SEO Friendly

 

Sekarang, bagian kedua dari cara menulis artikel, yaitu tentang SEO Friendly. Mudah sekali. Intinya ada pada keyword. Anda perlu menggunakan keyword yang Anda ingin target di judul, awal paragraf dan akhir paragraf. Sementara itu, untuk bagian body atau tengah artikel, gunakan keyword dan sebar agar tidak saling berdekatan. Jumlahnya tergantung jumlah kata. Misalnya 500 kata, gunakan keyword maksimal 6x termasuk di judul.

Akan lebih baik juga jika Anda gunakan semantic keyword. Saya tidak membahas tentang semantic. Anda bisa baca di situs searchenginejournal.com tentang tips menggunakan semantic keyword.

Pada intinya, semantic keyword itu keyword yang menjelaskan keyword utama. Misalnya saja di artikel ini saya menggunakan “menulis artikel” sebagai keyword utama. Maka saya juga gunakan keyword semantic seperti membuat artikel, menulis konten artikel, menulis konten, dan lain sebagainya. Karena tidak semua orang mencari informasi dengan keyword “menulis artikel” tapi bisa juga menggunakan keyword “membuat artikel, menulis konten artikel, dan menulis konten”

Ok, sekian dulu sharing dari saya. Semoga bermanfaat.


Teguh Riyanto

Tinggal di kota dingin Wonosobo. Menulis menjadi kegiatan yang dilakukan setiap hari