Cara Saya Menulis Artikel Cepat

Published by Teguh Riyanto on

menulis artikel

Tidak apa-apa saya bocorkan cara saya menulis artikel cepat. Tapi juga harus berkualitas karena bagaimanapun juga sebagai penulis artikel, saya harus memproduksi artikel yang bagus, unik, dan sesuai dengan keinginan client.

Sebagai seorang penulis konten lepas, setiap hari rata-rata saya bisa menulis 10-15 artikel (@500 kata). Namun, terkadang ada saja halangan. Misalnya saja anak agak rewel sehingga minta untuk ditemani bermain. Jika ada halangan, produksi artikel saya setiap hari kurang dari 15 buah.

Namun, secara umum, untuk menulis artikel 500 kata, saya membutuhkan waktu kurang lebih 20 hingga 25 menit. Jadi, Anda bisa hitung berapa jam yang saya butuhkan untuk membuat 10 hingga 15 artikel.

4 Langkah Membuat Artikel Cepat

Ok. Langsung saja ya. Ada 4 langkah cara menulis artikel dengan cepat yang selama ini saya terapkan:

  1. Menemukan Ide
  2. Membuat Judul
  3. Membuat Subjudul
  4. Langsung Eksekusi

Pertama, temukan ide. Tahap ini tidak perlu saya jelaskan lagi karena sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya. Jika belum tahu, silakan baca tulisan saya tentang bagaimana mendapatkan ide di sini. Ini hal yang penting jika Anda ingin belajar cara menulis artikel cepat.

cara menulis artikel cepat

Yang pasti, sebelum akhirnya saya menulis, saya akan membaca lebih dari 4 referensi. Ini saya lakukan untuk mendapatkan angle yang tepat. Karena artikel harus original dan unik, maka yang diperlukan adalah menentukan angle.

Maksudnya seperti ini. Misalnya saja Anda ingin menulis artikel mengenai ‘tips agar kerja lebih produktif’, Anda akan menemukan puluhan tips di internet. Jika Anda ikut-ikutan, hasil tulisan Anda tidak jauh dari tulisan.

Agar itu tidak terjadi, maka tentukan angle. Apakah ini tips untuk pekerja kantoran, freelancer, PNS, pekerja lapangan, atau yang lain. Akan lebih baik jika Anda bahas lebih dalam lagi. Contohnya saja cari tahu apa yang membuat banyak orang kurang produktif. Bahas di bagian itu. Itulah ide.

Kedua, buat judul. Setelah tahu ide apa yang ingin disampaikan, buat judul. Tidak perlu Anda membuat judul yang bombastis. Apalagi clickbait. Pembaca blog sekarang ini semakin pintar. Memang tidak semuanya. Akan tetapi, kebanyakan pembaca blog sekarang ini menghindari membaca artikel yang judulnya clickbait. Karena di dalam artikel tersebut isinya kosong.

Saya selalu menekankan dua hal. Jika ingin membuat judul artikel yang bagus, usahakan ada kesan emosional dan juga curiosity, mengundang keingintahuan pembaca. Tolong bedakan antara clickbait dengan mengundang curiosity pembaca ya.

Ketiga, buat subjudul. Tentukan juga jumlah subjudulnya. Membuat subjudul akan membuat kita tahu arah artikel kita kemana dan pembahasan di dalam artikel fokus sesuai dengan ide apa yang sejak awal kita ingin sampaikan ke pembaca. Makanya, buat judul lalu subjudul agar konten artikel yang kita buat terarah.

Keempat, tulis saja. Jangan berhenti. Sudah ada judul dan subjudul. Selanjutnya, tulis saja, mulai paragraf pembukaan yang membuat orang ingin terus membaca artikel sampai akhir. Lalu, uraikan subjudul ke dalam paragraf.

Kuncinya jangan berhenti menulis. Jangan takut kalau artikelnya jelek. Yang penting mengalir dulu. Setelah artikel selesai, baru lakukan review. Kira-kira kalimat mana yang kurang pas atau penjelasannya kurang. Revisi bagian itu.

Ok, itu dulu yang bisa saya share mengenai menulis artikel cepat

Ini cara saya lho ya. Cara penulis artikel lainnya mungkin berbeda. Silakan tinggalkan komen. Saya ingin tahu barangkali teman-teman punya tips tersendiri mengenai cara menulis artikel dengan cepat.

Update: Ada yang tanya, apakah penting menguasai skill menulis 10 jari agar bisa menulis cepat? Penting tidak penting. Saya sendiri terbantu ketika saya bisa menulis 10 jari. Pembuatan artikel menjadi lebih cepat

Namun, ada juga teman saja yang bisanya menulis 11 jari, alias hanya pakai dua jari telunjuk. Dia bisa juga kok menulis cepat asalkan menerapkan 4 langkah cara menulis artikel cepat yang saya jelaskan di atas.


Teguh Riyanto

Tinggal di kota dingin Wonosobo. Menulis menjadi kegiatan yang dilakukan setiap hari