Content Writer Freelance yang Banyak Digital Agency Cari

Published by Teguh Riyanto on

professional content writer

Ada banyak sekali yang butuh jasa content writer freelance. Mereka bisa dari kalangan blogger. Ada juga yang dari digital agency. Tinggal mana yang menjadi bidikan atau target market mereka.

Kalau saya sebagai seorang content writer, sekarang ini saya lebih banyak bekerjasama dengan digital agency. iBIG Agency menjadi salah satu agency yang sudah lama bekerjasama dengan saya.

Memang ada beberapa blogger atau UMKM yang juga order artikel di Jateng Content Writer. Hanya saja, porsinya tidak begitu banyak. Lebih enak bekerjasama dengan digital agency.

Akan tetapi, lagi-lagi ini masalah preference ya. Silakan saja jika kamu jadi freelance content writer mau melayani blogger kah atau digital agency. Silakan saja. Yang terpenting, kamu bisa menunjukkan skill content writing dengan baik.

Apalagi jika kamu ingin bisa bekerjasama dengan digital agency. Bukan yang harus kejar deadline. Karena client mereka biasanya berupa brand besar, maka kamu harus mampu menjadi seorang content writer yang kreatif dan mampu membuat tulisan yang sesuai dengan apa yang diinginkan.

Sepertinya apa caranya? Saya akan coba jabarkan secara jelas di artikel ini. Simak ya!

Apa Itu Content Writer?

Sebelum lebih jauh bagaimana cara membuat artikel yang bagus sesuai dengan yang diinginkan digital agency, harus dipahami dulu apa itu content writer. Sebenarnya, Anda bisa cari di Wikipedia mengenai job seperti apa yang dikerjakan oleh seorang content writer.

Namun, saya akan coba jelaskan secara lebih mudah. Jadi, ini definisi content writer versi saya sendiri ya. Definsi ini mungkin kurang begitu tepat. Namun, setidaknya definisi dari content writer versi saya ini sesuai dengan apa yang selama ini saya kerjakan.

Content writer dalam Bahasa Indonesia artinya penulis konten. Jadi, content writer adalah seseorang yang tugasnya menulis konten. Konten di sini berupa artikel.

Hanya saja, content writer ini lebih mengerucut pada produksi konten untuk tujuan digital seperti website. Mungkin, awalnya content writer itu bisa menulis konten apa saja. Namun, sesuai dengan perkembangan waktu, content writer itu penulis konten untuk platform digital.

Konten yang ditulis bisa berupa review, artikel informatif, tutorial, dan lain sebagainya. Terkadang, ada juga client saya yang meminta untuk membuat konten informatif plus persuasif. Artinya, selain konten yang memberikan informasi penting kepada pembaca, saya sebagai content writer freelance juga harus membuat konten ajakan untuk membeli produk tertentu, misalnya. Biasanya, ini saya tuliskan di bagian paragraf terakhir.

Sebenarnya, jenis konten persuasif ini ada istilah lain, yaitu copywriting. Hanya saja, sekarang ini banyak konten yang abu-abu. Jadi, awalnya berupa konten biasa yang informatif, namun di bagian akhir ada paragraf yang menggiring pembaca untuk membeli produk tertentu.

Saya sudah bahas di artikel tersendiri tentang perbedaan antara content writer dan copywriter. Silakan baca di artikel itu ya.

Tugas dan Tanggungjawab Content Writer

Setelah kamu tahu siapa itu content writer, mungkin kamu sudah bisa menebak apa tugas dan tanggungjawab seorang content writer. Akan tetapi, yakin kamu sudah tahu semuanya?

Sekilas, tugas content writer itu hanya membuat konten artikel. Padalah, tidak hanya itu. Harus dipahami bahwa seorang content writer itu harus mampu membuat tulisan yang banyak orang senangi dan banyak orang cari. Maka dari itu, tugas content writer tidak hanya menulis tapi memastikan tulisannya tersebut banyak dicari orang.

Maka dari itu, ada beberapa tugas dan tanggungjawab sebagai seorang content writer:

1. Meriset Keyword

Yang pertama adalah meriset keyword atau kaca kunci. Digital agency punya goal untuk menaikkan keyword tertentu yang sesuai dengan brand. Maka dari itu, content writer memiliki tugas untuk membuat konten artikel terkait dengan keyword tersebut. Dengan tujuan agar konten di post di blog dan muncul di pageone Google jika diketik dengan keyword tersebut.

Untuk itu, kamu sebagai seorang content writer harus bisa melakukan riset keyword. Ada banyak sekali artikel yang sudah membahas tentang cara riset keyword. Tapi, saya saran saja ya. Coba deh langsung baca tutorial riset keyword dari web yang langsung menyediakan tool riset keyword. Misalnya saja kamu gunakan ubbersuggest. Maka dari itu, kamu sebaiknya baca tutorial yang ditulis langsung oleh Neil Patel. Yang kamu perlukan adalah kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Itu saja. Hehehehe

2. Membuat Konten sesuai dengan Keyword

Setelah mendapatkan keyword, selanjutnya adalah membuat konten yang terkait dengan keyword. Ini seperti yang saya kerjakan sekarang. Coba tebak. Kira-kira kamu sekarang membaca artikel tentang apa? Tentang content writer freelance, bukan? Nah, ini juga keyword yang saya target lalu saya jabarkan dengan membuat konten yang semuanya terkait dengan freelance content writer.

Dari awal, kamu sudah baca tentang apa itu content writer. Lalu, kamu baca tugas dan tanggungjawab content writer. Setelah itu, saya juga akan bahas tentang gaji, cara menjadi content writer yang professional, hingga bagaimana agar mendapatkan job content writing.

Saya berharap sekali artikel ini bermanfaatkan bagi pembaca. Itulah inti dari pembuatan konten sesuai dengan keyword. Jadi, keyword hanya dijadikan acuan topik. Selanjutnya, kamu sebagai penulis harus mampu memberikan informasi yang penting terkait dengan keyword. Dengan harapan pembaca suka dan mendapatkan manfaat.

3. Memposting Konten

Tugas seorang content writer selanjutnya adalah memposting konten. Dalam hal ini, kamu harus terbiasa dengan pekerjaan posting di platform blogger atau wordpress. Karena bisa saja client tidak hanya memesan artikel tapi juga meminta untuk dipostingkan di website mereka.

4. Memastikan Konten Sesuai SEO

Karena salah satu tugas content writer adalah memposting, maka kamu juga harus paham mengenai SEO, setidaknya SEO Onpage. Ini standard SEO agar artikel yang kamu posting sesuai dengan ketentuan dari search engine. Dan akhirnya konten kamu dirangking oleh Google dan masuk di halaman satu Google.

Kamu bisa belajar tentang bagaimana cara optimasi konten secara SEO Onpage di beberapa situs kepunyaan ahli SEO. Saya saran saja nih. Biar mudah, cek aja Channel Youtube Nathan Goath yang secara gamblang menjelaskan tentang checklist SEO Onpage terbaru tahun 2020.

Nah, sampai sini, masih semangat untuk belajar lebih jauh lagi tentang freelance content writer?

Berapa Gaji Seorang Freelance Content Writer?

Apakah bisa hidup dengan gaji freelance content writer? Jawabannya sangat relatif ya. Ini sama saja dengan pertanyaan apakah dengan menjadi seorang petani kita bisa menyekolahkan anak sampai sarjana. Kalau dikatakan bisa, tentu saja bisa. Banyak kok petani yang bisa menyekolahkan anaknya hingga sarjana. Dan harus diakui faktanya banyak yang tidak mampu.

Lalu, bagaimana dengan seorang content writer freelance? Apakah gajinya cukup untuk hidup? Atau apakah yang sudah berkeluarga, content writer bisa memberikan nafkah untuk keluarga?

Untuk pertanyaan ini, saya akan jawab sesuai dengan pengalaman ya. Selama ini, saya adalah sudah menjadi full time content writer kurang lebih 5 tahun. Sebelumnya, saya jadi part time content writer karena saya juga menjadi pengajar Bahasa Inggris di sekolah. Mulai tahun 2015, saya menjadi full time content writer. Dan alhamdulillah, gaji dari content writer bisa menghidupi keluarga.

Beruntung sekali saya tinggal di kota kecil bernama Wonosobo. Biaya hidup di sini cukup terjangkau. Dan alhamdulillah-nya lagi saya dan istri juga bukan tipe orang yang suka foya-foya.

Gaji content writer freelance tergantung pada job pembuatan artikel yang didapatkan. Saya sendiri menerapkan sistem harga per artikel. Artikel 500 kata Bahasa Indonesia saya patok dengan harga 15.000. Ya, lumayan lah kalau dapat order 200 artikel. Hahahaha.

Kalau kamu ingin buka jasa content writer, cek aja dulu price list dari mereka. Boleh juga kamu cek price list jasa content writer milik saya ini. Cek di sini ya biar kamu juga bisa menentukan harga yang kompetitif. Contek dari price list saya juga boleh. Nggak apa-apa.

Cara Menjadi Freelancer Content Writer

Kecil ya gajinya? Kalau missal terlalu kecil dan kamu rasa tidak worth it dengan tenaga yang harus kamu curahkan, coba deh cari job online lainnya. Atau kamu juga bisa naikkan harga. Ada kok yang tarif per 500 kata itu sampai 100.000. Tentunya harus sesuai dengan kualitas ya.

Nah, kalua kamu masih berminat jadi content writer freelance, selanjutnya saya mau bahas tentang bagaimana cara jadi content writer. Saya buat checklist-nya di bawah ini:

  1. Hobi Baca

Apakah ini wajib? Wajib nggak wajib sih. Hanya saja, jika kamu emang sudah hobi baca, kamu bakal lebih mudah untuk mencari ide lalu menuliskannya dalam bentuk artikel yang beda.

  1. Hobi Menulis

Ini yang penting. Percuma kalau nggak suka menulis. Sama seperti kamu harus jadi seorang tenaga akuntansi padahal kamu bukan tipe orang yang kerja di depan komputer dan menghitung. Passion menulis yang kamu miliki akan membuat kamu lebih mudah menjadi content writer andalan.

  1. Mengusai Teknik Penulisan Dasar

Apa sih teknik penulisan yang baik? Ya tentu saja penulisan yang sesuai dengan EYD atau Ejaan Yang Disesuaikan. Harus mengerti bahwa “tau” itu tidak formal. Harus diganti dengan tahu.

  1. Paham dengan Gaya Penulisan Artikel Online

Ini yang paling penting. Karena banyak penulis hebat yang suka nulis koran akhirnya kuwalahan Ketika mendapatkan job content writer. Pasalnya, beda lho tulisan untuk media online dengan media seperti koran.

Lalu, seperti apa gaya penulisan artikel online? Kamu bisa cek sendiri di beberapa artikel online. Yang pasti, gaya penulisan artikel online itu jauh dari kata formal. Tetap formal dan penulisannya sesuai dengan EYD namun sedikit santuy.

  1. Mengetahui Struktur Penulisan yang Baik

Artikel harus ada judul, subjudul, dan kalau diperlukan ada numbering. Seperti artikel yang kamu baca ini. Ada judul, yaitu “Content Writer Freelance yang Banyak Digital Agency Cari”. Lalu ada beberapa subjudul, kan? Setelah itu, di beberapa subjudul, ada juga numbering (1, 2,3 dan seterusnya). Jika ada poin-poin yang ingin disampaikan, gunakan numbering. Ini bagus untuk SEO dan juga membuat pembaca lebih mudah memahami isi konten yang kamu buat.

  1. Menguasai SEO

Sedikit banyak, seorang content writer freelance harus menguasai SEO onpage. Dengan harapan, Ketika konten sudah jadi, maka konten bisa diposting dan otomatis sesuai dengan SEO Onpage. Ini mempermudah client yang order artikel.

  1. Mampu Menulis Konten yang Unik

Saya sudah pernah bahas tentang bagaimana cara membuat konten yang unik. Silakan cek di tentang bagaimana membuat artikel unik atau di tutorial Channel Youtube saya di sini.

Sepertinya itu saja yang perlu kamu lakukan untuk bisa jadi content writer. Coba saja dulu. Sambil jalan, kamu akan menemukan hal-hal baru yang perlu kamu pelajari yang mungkin tidak ada di list tersebut di atas.

Cara Mendapatkan Pekerjaan Content Writing

Nah, ini yang paling penting. Percuma saja kamu sudah hebat dalam hal menulis tapi tidak bisa mendapatkan job content writer atau job menulis konten. Ada beberapa saran yang bisa kamu terapkan. Ini juga saran berdasarkan pengalaman saya.

  1. Situs Penulis Lepas Indonesia

Ada banyak sekali situs yang menawarkan lowongan kerja content writer freelance. Misalnya saja upwork jika kamu fokus ingin menjadi content writer Bahasa Inggris. Gajinya dollar per konten lho. Lumayan daripada mencari job di Indonesia. Akan tetapi, kalau kamu content writer Indonesia, cari saja job di Freelancer. Ini adalah situs penyedia jasa content writer freelance.

  1. Melamar Di Penyedia Jasa Content Writer

Kalau kamu cari job di situs freelance, mau tidak mau kamu harus berkompetisi dengan penulis konten lainnya. Untuk itu, buat backup lain. Coba cari penyedia jasa content writer. Hubungi dan tanyakan barangkali mereka butuh tambahan tim content writer.

  1. Membuat Jasa Content Writer

Kalau kamu berani, kenapa tidak bikin sendiri? Saya sudah pernah membahas pengalaman pribadi saya membangun Jateng Content Writer. Klik di sini baca artikel tersebut.

Tantangan Menjadi Seorang Content Writer Freelance

Sebenarnya, saya mau bicara lebih banyak lagi. Hanya saja, sekarang sudah hampir maghrib. Sudah hampir waktunya berbuka puasa.

Saya mau closing dulu. Yang terpenting adalah mulai saja. Mulailah belajar. Saya sudah jelaskan ya apa saja yang harus dilakukan agar bisa jadi freelance content writer. Mulai juga menawarkan jasa di media sosial atau ke teman blogger. Lalu, cari kenalan juga orang-orang yang bekerja di digital agency.

Selain memulai, yang paling sulit juga adalah menjaga hubungan dengan client. Setelah kamu dapat client, pastikan kamu berikan service yang terbaik. Buat mereka puas dan mau repeat order lagi.

Dan yang terakhir, teruslah belajar. Sekarang ini, semakin banyak orang yang membuka jasa content writer freelance. Kompetisi semakin ketat. Maka dari itu, tingkatkan skill menulis kamu agar tulisan kamu original, lebih unik, dan punya tone yang membuat konten enak dibaca. Karena kualias freelance content writer ditentukan dari konten yang dibuat.

Jika ada pertanyaan, feel free to ask di bagian komentar.

Salam Semangat!

 


Teguh Riyanto

Tinggal di kota dingin Wonosobo. Menulis menjadi kegiatan yang dilakukan setiap hari

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *